EQ adalah indikator kemampuan emosional. Kecerdasan emosional berbeda dengan IQ; bukan ditentukan sebelumnya, tetapi terdiri dari lima kemampuan yang dapat dipelajari: Psikolog Amerika percaya bahwa kecerdasan emosional mencakup aspek berikut: Pertama, memahami emosi sendiri; hanya dengan memahami diri sendiri seseorang bisa menjadi tuan kehidupan sendiri.
Kedua, kemampuan mengelola emosi sendiri dengan baik, yaitu kemampuan mengatur diri sendiri.
Ketiga, memotivasi diri sendiri, yang membantu orang bangkit dari titik terendah kehidupan dan memulai kembali.
4. Mengenali emosi orang lain, yang merupakan dasar interaksi normal dan komunikasi yang lancar.
Kelima, mengelola hubungan interpersonal, yaitu keterampilan kepemimpinan dan manajemen. Orang dengan kecerdasan emosional tinggi adalah orang yang dapat memahami dengan jelas emosi sendiri, merasakan dengan tajam, dan memberikan umpan balik yang efektif terhadap perubahan emosi orang lain. Kecerdasan emosional menentukan bagaimana kita dapat sepenuhnya memanfaatkan berbagai kemampuan yang kita miliki. Biasanya, kecerdasan emosional diuji dalam wawancara di perusahaan besar. Kecerdasan emosional merujuk pada derajat respons emosional seperti optimis dan pesimis, tidak sabar dan tenang, berani dan takut, kontemplasi dan intuisi
Pratinjau laporan penilaian